Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Pemimpin atau pejabat mestinya belajar dari petani. Mereka bekerja dalam diam. Keringatnya mengucur di sawah, bukan di podium.

Mereka tak butuh panggung untuk terlihat berjasa. Yang mereka pikirkan sederhana: bagaimana padi bisa tumbuh, bagaimana perut orang bisa kenyang. Subur. Tapi tidak ingin misuwur.

Rakyat tidak butuh pemimpin yang keras di ucapan tapi kering di keteladanan. Tidak butuh pemimpin yang lebih senang tampil gagah daripada menunduk rendah. Yang dibutuhkan adalah pemimpin yang diam-diam bekerja, tapi hasilnya nyata.

Pepatah Jawa itu sebenarnya bisa jadi cermin. Sesubur tandur, tan karep misuwur.

Wejangan lama yang mungkin sudah dianggap usang. Tapi justru di situlah letak ketegasannya: bahwa keangkuhan boleh tampak gagah hari ini, tapi besok akan habis ditertawakan rakyatnya sendiri. (*)

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Gagasan Terkini

Terpopuler