Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

ITIKAD negara-negara Asia Selatan untuk membentuk forum kerja sama ekonomi dan stabilitas regional terwujud dalam South Asian Association for Regional Cooperation (SAARC).

Organisasi regional Asia Selatan yang berdiri pada tahun 1985 ini terdiri dari delapan negara: India, Pakistan, Bangladesh, Sri Lanka, Nepal, Bhutan, Maladewa, dan Afganistan.

Berbagai upaya telah dilakukan SAARC untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Asia Selatan, seperti pembentukan South Asia Free Trade Area (SAFTA) pada tahun 2006.

Perjanjian perdagangan bebas ini diharapkan meningkatkan aliran barang dan jasa di antara anggota SAARC. Melalui penurunan tarif bea masuk, diharapkan perekonomian negara-negara Asia Selatan lebih berkembang.

Namun hingga menjelang empat dekade berdirinya SAARC, belum menunjukkan hasil yang diharapkan. Negara-negara anggota SAARC masih menghadapi kemiskinan, konflik, dan rasa saling curiga.

Organisasi regional ini belum mampu memenuhi harapan masyarakat Asia Selatan. Perjalanan SAARC diungkapkan ’’kegagalannya lebih terasa dibandingkan pencapaiannya’’. SAARC belum mampu bekerja efektif untuk kesejahteraan masyarakat Asia Selatan (Rafiq, 2018).

Terdapat berbagai analisis yang menyebabkan SAARC belum menjadi organisasi regional yang efektif seperti ASEAN yang dinilai lebih berhasil dalam menciptakan kerja sama ekonomi dan stabilitas regional di Asia Tenggara. Kurang efektifnya kinerja SAARC disebabkan oleh beberapa hal.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Gagasan Terkini

Terpopuler