Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Daya Saing Sekolah Swasta, MI, dan Pola Pilihan Orang Tua

Penelitian Dyah Perwita dan Retno Widuri dari Universitas Jenderal Soedirman (2022) mengungkap orang tua kini cenderung memilih sekolah swasta karena kualitas pendidikan yang dianggap lebih unggul.

Faktor utamanya meliputi prestasi akademik, fasilitas yang memadai — 44% ruang kelas swasta dalam kondisi baik, sementara negeri hanya 37% — serta guru yang kompeten dan nilai-nilai agama dalam kurikulum.

Selain soal kualitas, pilihan orang tua juga dipengaruhi motif ideologis, edukatif, hingga pertimbangan ekonomi. Sekolah swasta dianggap mampu memberi lingkungan belajar lebih tertata, aman, serta program penguatan karakter sesuai harapan keluarga.

Meski demikian, riset ini juga mencatat persoalan klasik: masih lemahnya pemerataan akses pendidikan bermutu bagi keluarga kurang mampu.

Di lapangan, sekolah swasta terus agresif membangun daya saing. Tak hanya fasilitas modern dan ruang kelas nyaman, mereka menawarkan program keagamaan intensif, kelas kecil, layanan digital, hingga promosi aktif via media sosial.

Madrasah Ibtidaiyah (MI) swasta juga tak kalah progresif. Dengan perpaduan pendidikan formal, nilai keislaman, program tahfidz, dan karakter religius, MI swasta menjadi pilihan favorit keluarga muslim.

MI Jabalul Khoir Purwodadi contohnya. Kini jumlah siswanya hampir seribu anak, bahkan membuka MI Jabalul Khoir 2 di lokasi terdekat.

Tahun 2025, MI Jabalul Khoir 1 semula membuka 3 kelas, lalu menambah 1 kelas karena pendaftar membludak, dan 80 calon siswa terpaksa ditolak.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Gagasan Terkini

Terpopuler