Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

AGRESI Israel ke Iran pada tanggal 13 Juni 2025 yang lalu telah mengakibatkan konfik militer langsung antara kedua negara selama 12 hari. Agresi itu pun menimbulkan kerusakan berat serta korban jiwa di kedua belah pihak.

Konflik sendiri dipicu oleh kegusaran pemerintah Israel sebagai akibat peningkatan pengayaan uranium Iran.

Selain itu juga didasari adanya kebuntuan dalam perundingan nuklir Iran dengan negara-negara P5+1 (Amerika Serikat, Rusia, China, Perancis, Inggris, dan Jerman) dalam Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA).

JCPOA sendiri merupakan sebuah perundingan yang dibentuk sejak tahun 2015 untuk menekan pengembangan nuklir Iran agar tidak mengarah ke kepentingan militer.

Kegelisahan Israel ini menunjukkan kondisi dilema keamanan (security dilemma) Israel di Kawasan Timur Tengah yang berujung pada dilakukannya agresi ke Iran, sekaligus mengulang kasus yang sama terhadap Irak pada tahun 1981 atau lebih dari 44 tahun yang lalu.

Pertanyaan yang muncul adalah: mengapa Israel mengalami kondisi security dilemma atau dilema keamanan ?

Security Dilemma atau Dilema Keamanan

Dilema keamanan adalah suatu situasi atau kondisi dimana suatu negara merasa tidak terjamin keamanannya dalam hubungannya dengan negara lain.

Sebenarnya tidak satupun dari kedua negara tersebut ingin hubungannya terancam, tidak ada yang mengancam perang.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Gagasan Terkini

Terpopuler